Keliru
Keliru.
Mungkin aku ini pria yang sok tahu. Banyak sikapmu, kuartikan salah. Banyak lakumu, kumaknai keliru.
Kau memberi sedikit perhatian, kuanggap kau suka padaku. Kau memberiku secuil senyum, kuanggap kau juga suka padaku. Kau membuatku tertawa karena leluconmu, kuanggap kau menggemari senyumku.
Saat aku sedang bersedih, kau menghiburku. Saat aku sedang kehilangan semangat hidup, kau ada di sana, menyemangatiku. Saat aku ingin menyerah, kau selalu ada dan memberiku alasan untuk tak mudah kalah.
Tak jarang kau pun bersikap tidak menyenangkan. Aku dekat dengan lawan jenis yang lain, kau menjauh. Aku bepergian berdua dengan yang lain, kau menunjukkan sikap tak suka. Bahkan ketika aku ceroboh dan hampir mencelakai diri sendiri, kau marah.
Semua sikapmu, semua lakumu, semuanya… semakin membuat pikirku tertuju pada satu kesimpulan.
“Kau menyukaiku, sepertinya iya. Kau mencintaiku, adalah mungkin.”
Katakanlah aku ini berpikir sok tahu. Namun bisakah kau memberiku kejelasan dan kepastian?
Karena seandainya kesimpulanku adalah benar, mengapa sampai detik ini, kau masih bersamanya? Dan mengapa melepaskanku kau enggan?


Komentar
Posting Komentar