Tak Pernah Kau Pandang


Aku mendampingimu di saat-saat paling buruk dalam hidupmu. Menjagamu dengan sepenuh-penuhnya hati. Tak membiarkanmu berlaku bodoh agar kau tidak tersakiti lagi.
Namun ketika semua sudah mulai membaik, kau pergi. Kau berlari lagi seakan tidak ada aku dalam hidupmu sebelumnya. Aku merawat patah sayap-sayapmu, namun kini kau terbang gagah meninggalkanku.
Tak pernahkah kau pandang aku ada?
Aku rindu kau yang terluka, aku rindu melihatmu yang tak berdaya. Karena disaat itu, kau mampu menghargai kehadiranku jauh lebih berharga ketimbang sekarang yang sedang tertawa bahagia dengan orang yang berbeda.

Komentar

Postingan Populer