TELAH TERGANTI
Sungguh, aku turut bahagia jika kamu baik-baik saja. Namun apakah kamu tahu
bahwa "telah terganti" ialah tamparan keras bagi hati?
Tapi ternyata hanya keinginanku yang terus bertahan seperti itu.
Kita yang semula sulit terpisahkan, kini bertolak belakang. Dulu, kamu hanya ingin denganku, aku juga hanya ingin denganmu.
Tak perlu jadi yang paling pintar untuk tahu bahwa kenyataan tak selamanya sesuai harapan.
Kamu seperti ada untuk ku Kagumi saja, bukan untuk kumiliki. Seperti dekat yang tak terjangkau, terasa tapi tak tergenggam, ada yang seperti tiada.
Dunia barumu yang sama sekali tak menyertakan aku. Dunia baru yang terlihat ramai saat namanya tak usai kau sebut.
Entah kebetulan memang sebenarnya ada,
atau hanya aku yang sepertinya mengada-ada. Entah kisah tentang kita memang
sedang dituliskan, ataukah semuanya hanya semata-mata harapan. Mungkin memang
harus memberi waktu lebih bagi semesta, dengan rencananya yang selalu
mengejutkan.Walau entah kejutannya akan membahagiakan, atau justru berupa
tamparan pelan-pelan yang menyadarkan.
Mari tutup segala
mungkin atau tidaknya. Sebab masih ada beberapa hal sederhana yang perlu
disyukuri keberadaannya; kedekatan kita, misalnya.



Komentar
Posting Komentar